Kamis, 10 Maret 2011

Langkah-langkah membuat mail merge

1. Buka dulu program atau aplikasi microsoft word 2007, Klik tombol Start, pilih All Program, kemudian pilih Microsoft Office, kemudian klik pada Microsoft Office 2007.

1. Setelah masuk ke aplikasi Microsoft Word 2007 pilih menu Mailings, pilih Start Mail Merge, dan kilik Step by step Mail merge wizard.

1. Kemudian pada bagian kanan jendela Microsoft word 2007, akan muncul jendela Mail Merge. Pada Select document type pilih letters, kemudian klik pada Next: Starting document .

1. Tahap selanjutnya pada Select starting document pilih Use the current document, kemudian pilih Next: select recipients.

1. Tahap selanjutnya pada Select recipents pilih pada Type a New list, lalu klik pada Create.

Setelah itu klik tombol create, jendela New Address list akan terbuka . Disini kita hanya menggunakan tiga address yaitu , , dan , maka kita buat ketiga address tersebut secara manual, dengan cara klik pada tombol customize Columns.

1. Setelah klik Customize Columns, akan terbuka jendela Customize Address List. Lalu hapus semua yang ada pada Field names dengan cara Klik pada tombol Delete.

Disaat kita mengklik delete akan muncul button, lalu klik Yes.

1. Setelah selesai menghapus semua Field names , klik pada Add , untuk menambahkan Field baru, kemudian ketikkan nama Field dan klik tombol OK. Yakni ketik Nama dan Alamat.

1. Sehingga hasilnya. Kemudian klik tombol OK.

1. Address list yang baru pun akan tampak, dan Klik pada tombol OK.

Sekarang data mail merge telah selesai lalu klik tombol OK.





MANUSIA DAN CINTA KASIH

Cinta adalah kebutuhan kasih sayang yang paling banyak membuat seseorang menjadi lebih hidup. Manusia adalah pengingin kasih sayang. Dalam menjalani hidup kita banyak membutuhkan kasih sayang. Semenjak dilahirkan hingga meninggal dunia. Kasih sayang bisa banyak berupa cinta, perhatian, dan masih banyak lagi. Manusia membutuhkan cinta untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Manusia membutuhkan perhatian agar mendapat pengarahan dalam menjalani hidupnya. Kasih sayang pula sangat berpengaruh pada perkembangan seseorang. Tanpa kasih sayang kita tak tahu akan kemana arah hidup kita dan tanpa kasih sayang pula seseorang akan merasakan hidupnya kosong. Seperti halnya orang tua yang penuh perhatian terhadap anaknya. Itulah salah satu contoh kasih sayang orang tua terhadap anaknya.

Bayangkan seorang anak yang semenjak lahir tak mendapat sedikitpun kasih sayang dari orang tuanya pasti hidupnya akan terlunta-lunta karena tak tahu akan kemana arah hidupnya. Sangatlah penting kasih sayang dalam hidup ini. Tetapi di jaman sekarang ini banyak anak orang kaya atau anak orang miskin yang kurang cinta kasih serta kasih sayang. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satu faktornya dari pekerjaan dan kemiskinan yang sering dijumpai menjadi faktor kurangnya kasih sayang.

Meraka sibuk dari pagi buta sampai larut malam, mencari nafkah untuk keluarganya. Disaat pagi buta saat anak-anaknya masih terlelap tidur, kedua orang tuanya sudah pergi bekerja hingga anak-anaknya dititipkan pada orang lain. Saat kedua orang tuanya pulang larut malam, anak-anaknya pun sudah terlelap tidur. Betapa kasihannya seorang anak yang jarang bertemu kedua orang tuanya. Hal inilah yang sering terjadi di kehidupan kota-kota besar. Sampai akhirnya anak-anaknya mencari perhatian kepada orang lain dengan berbagai cara yang menurut mereka enak dan pantas dilakukan.

Jadi kasih sayang ini sangat erat hubungannya terhadap cinta kasih. Disaat seseorang mendapatkan kasih sayang sudah pasti seseorang tersebut mendapatkan cinta kasih. Tetapi disaat seseorang tidak mendapatkan kasih sayang sudah pasti seseorang tersebut tidak mendapatkan cinta kasih.

Jumat, 04 Maret 2011

Sinopsis Novel dan Film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta

Novel dan Film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta adalah sebuah kisah cinta seorang pemuda muslim dan seorang gadis katolik.

Rosid, pemuda muslim yang idealis dan terobsesi menjadi seniman besar seperti WS Rendra. Gayanya untuk menjadi seniman Rosid membiarkan rambutnya kribo membuat Mansur, sang ayah, gusar dan tidak nyaman karena tidak mungkin bagi Rosid untuk memakai peci. Padahal peci bagi Mansur adalah lambang kesalehan dan kesetiaan kepada tradisi keagamaan. Bagi Rosid, bukan sekadar kribonya yang membuatnya tidak mungkin memakai peci, melainkan karena Rosid tidak ingin keberagamaannya dicampur-baur oleh sekadar tradisi leluhur yang disakralkan

Ternyata tongkrongan seniman Rosid membawa berkah juga. Delia, seorang gadis beragama katolik berwajah manis, kepincut pada sosok Rosid. Tentu saja ini hubungan yang nekad . Rosid dan Delia adalah dua anak muda yang rasional dalam menyikapi perbedaan. Tapi orang tua mana yang rela dengan kisah cinta mereka. Maka mereka pun mencari cara untuk memisahkan Rosid dan Delia. Jurus Frans dan Martha, orang tua Delia, adalah dengan mencoba mengirim Delia sekolah ke Amerika. Berbeda lagi dengan Mansur. Ia berupaya menjinakkan Rosid dengan meminta nasihat Said, sepupunya yang ternyata tega menipunya

Muzna, ibunda yang sangat dihormati Rosid, pun turun tangan. Sang Ibu dengan bantuan Rodiah, adik suaminya, menjodohkan Rosid dengan Nabila, gadis cantik berjilbab yang ternyata mengidolakan Rosid, sang penyair. Memang, cinta Rosid dan Delia begitu kuat, tapi sekuat itu juga tantangannya. Selain perbedaan agama ternyata ada beban psikologis yang harus dihadapi jika mereka meneruskan hubungan itu hingga ke ikatan pernikahan. Memang nasib cinta tak ada seorang pun yang tahu.

Kamis, 24 Februari 2011

KEEGOISAN BANGSA INDONESIA MASA KINI

Diabad ke 21 sekarang ini, era globalisasi semakin menjadi-jadi. Dimana setiap orang, terutama bangsa Indonesia dituntut dalam kehidupan yang mengglobalisasi. Didalam hal itu bangsa Indonesia berlomba-lomba mencari kehidupan materialistis untuk mencukupi hidupnya. Untuk mendapatkan materi tersebut seseorang dituntut berpendidikan tinggi dan mampu bersaing dalam dunia nyata. Kebanyakan dari kita mementingkan diri sendiri ketimbang orang lain. Misal, dalam urusan pendidikan, seseorang akan berfikiran belajar, bekerja hanya untuk kehidupan diri sendiri dan sering kali dari kita beranggapan "Kawan didalam pendidikan, tetapi lawan diluar pendidikan".

Keegoisan ini pun tidak memandang kaya atau miskin. Orang kaya beregoisme dengan materinya untuk mendapatkan kekayaan materi yang lebih banyak dan memajukan keturunanya agar kekayaannya tetap terjaga turun temurun serta kebanyakan dari mereka tidak memandang orang lain. Orang miskin pun tak kalah egoisnya. Walaupun tak punya harta berlimpah, yang penting diri sendiri. Sekalipun punya harta, lebih egois lagi.

Sebenarnya, justru di era globalisasi kita harus saling bekerja sama antar sesama. Lagi pula keuntungan yang didapat pun akan lebih banyak dan bermanfaat untuk kita dan orang lain. Justru egoislah penghancur bangsa, karena etisnya manusia dapat sukses berkat orang lain yang membantu. Orang dapat dikatakan kaya karena ada orang miskin, begitu juga orang dikatakan miskin karena adanya orang kaya. Dan satu lagi, manusia adalah makhluk sosial yang tak bisa hidup tanpa orang lain.

Kamis, 17 Februari 2011

BANGSA INDONESIA YANG MASIH MEMPERCAYAI ADAT ISTIADAT NENEK MOYANG

Indonesia yang kita ketahui merupakan negara kepulauan yang terbentang dari sabang sampai merauke. Mempunyai sejarah panjang Negara Indonesia yang tak lepas dari kehidupan dan adat istiadat nenek moyang bangsa Indonesia yang terdahulu. Dimana sebagian bangsa Indonesia hingga kini masih mempercayainya. Walau banyak yang bilang itu mitos atau tahayul.

Mungkin untuk dikota-kota besar hal ini sangat sedikit yang mempercayainya, tetapi kalau kita melihat didaerah-daerah pedalaman hal ini sudah biasa mereka lakukan turun temurun. Sebagai contoh, ada suatu tradisi di daerah jawa yang disebut grebeg suro dimana nanti makanan berupa buah-buahan yang disusun seperti tumpeng diserbu orang banyak. Bahwa mereka percaya dengan makanan ini dapat membawa berkah. Dengan contoh diatas ada penilaian sebagian kalangan masyarakat yang melihat hal ini suatu kepercayaan yang diturunkan turun temurun, karena rizki yang berkah dapat diperoleh dari kerja keras dan berdoa. Sebagai contoh lagi, yang lumrah dilakukan kebanyakan orang-orang Indonesia yakni mendatangi dukun-dukun yang dipercayai bisa memenuhi semua permintaan. Walaupun ini sangat tidak masuk akal dan musyrik(menyekutukan Tuhan) hukumnya serta mendapat dosa besar. Tetapi secara diam-diam banyak orang-orang Indonesia yang melakukannya karena kebanyakan dari mereka tidak sabar menjalani hidup. Tujuannya pun berbeda-beda. Kalau di kota-kota besar, biasanya orang-orang yang mencari jalan pintas menjadi kaya. Tetapi kalau di daerah pedalaman-pedalaman dukun digunakan untuk memanggil dan mengusir roh-roh halus ,biasanya dalam acara adat istiadat tertentu.

Tetapi budaya nenek moyang bukan hanya itu saja, melainkan dari perkataan-perkataan berupa perintah atau larangan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ada larangan "Jangan duduk didepan pintu, karena akan jauh jodohnya". Padahal secara logika, tidak ada hubungannya antara duduk didepan pintu dengan jodoh, seperti yang kita ketahui jodoh sudah ada yang mengatur yakni Yang Maha Kuasa bukan di pintu. Jika kita pikir secara jernih, larangan diatas merupakan gertakan agar jangan menghalangi orang yang ingin hilir keluar masuk pintu. Ada satu contoh lagi, "Jika menyapu tidak bersih , nanti dapat jodoh yang tidak menarik". Sama seperti diatas, ini hanyalah sebuah gertakan agar jangan malas-malas bersih-bersih seperti halnya menyapu karena nantinya akan tidak bersih.

Mungkin contoh-contoh diatas merupakan perkataan-perkataan gertakan dari jaman nenek moyang kita dulu. Tetapi dalam mitos kita boleh percaya atau tidak. Didalam salah satu tradisi jawa pernah ada dan hingga kini masih dipercaya. Mitos tersebut berbunyi "Bahwa perempuan yang sedang hamil dilarang melihat bulan purnama, karena nanti anak yang dilahirkan akan memiliki kulit yang belang. Saya sendiri tidak tahu ini sebuah gertakan atau bukan. Tapi yang sudah saya ketahui dari ibu-ibu yang mempunyai anak memiliki kulit belang, bahwa mereka pernah melihat bulan purnama saat mereka hamil dulu dan ini kenyataan.

Inilah salah satu dari sekian banyak budaya bangsa Indonesia yang hingga kita turun temurun mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari. Entah ini mitos atau bukan, tapi inilah budaya yang kita miliki dinegara kita.